KE to the PO a.k.a KEPO

Misleading between Tabayyun and Kepo (personal curiosity)

I was… or maybe I am still doing it until now. However it is, please do forgive me when I did it to you, guys. Please! Continue reading KE to the PO a.k.a KEPO

MENEPIS JULID ALA KELUARGA ABU…

Road to anti ghibah-ghibah club, Part-3

Bismillahirrahmaanirrahim.

Episode lanjutan dari road to anti ghibah-ghibah club nih… sebagai pengingat untuk diri sendiri ketika nanti kembali ke Indonesia dan terlebih lagi sebagai bekal pulang ke akhirat.

Siapa yang tidak kenal dengan seorang sahabat Rasulullah SAW yang rumahnya ‘dipilih’ oleh unta beliau sebagai ‘penentu’ dimana beliau akan singgah sesampai di Madinah ? 1

Siapa pula yang tidak tersentuh hatinya ketika mendengar kisah heroik beliau sebagai seorang veteran perang Badr dkk yang bercita-cita dan turut serta untuk menaklukkan Konstantinopel walau usianya sudah sangat renta ?

Ya, beliau adalah Khalid bin Zaid r.a yang selama ini kita kenal dengan nama Abu Ayyub Al-Anshari r.a.

Hmm, lantas apa hubungannya dengan road to anti ghibah-ghibah club dong? Hubungannya ada banget tuh. Terlebih ketika dikaitkan dengan kisah berita bohong (haditsul ifki) yang menimpa keluarga Nabi SAW. Di surat An-Nur kalau kita baca terjemah beserta tafsir-nya maka sebagian besar akan berkisah terkait peristiwa berita bohong yang sengaja dihembuskan oleh kaum munafik.

Nah, di saat beberapa kaum mukminin ada yang termakan berita bohong terkait perzinahan antara Aisyah r.a dan Shafwan bin Al-Muatthal r.a, maka masih ada golongan orang mukmin yang terjaga dari julid dan ghibah tersebut, salah satunya adalah keluarga Abu Ayyub Al-Anshari r.a.

Jadi, singkat cerita istrinya Abu Ayyub (Ummu Ayyub) bertanya kepada suaminya, ”Wahai Abu Ayyub, tidakkah engkau dengar apa yang dikatakan banyak orang tentang Aisyah?”

Abu Ayyub menjawab, ”Ya. Itu adalah berita bohong. Apakah engkau mungkin melakukan perbuatan itu (zina), hai Ummu Ayyub?

Ummu Ayyub menjawab, ”Tidak. Demi Allah, saya tidak akan mungkin melakukan perbuatan itu.

Abu Ayyub kemudian menimpali, ”Demi Allah, Aisyah itu lebih baik dibanding engkau

Masya Allah Tabaarakallah. Jadi, keluarga Abu Ayyub ini berusaha memposisikan diri dulu terhadap berita bohong tersebut. Mungkinkah kira-kira mereka melakukan hal tercela yang dituduhkan? Dilanjutkan dengan memposisikan ‘tertuduh’ sebagai pribadi yang jauuuuuh lebih baik dari diri mereka sehingga mustahil akan berperilaku demikian atau dengan kata lain ber-husnudzon tingkat dewa 🙂

“Dan Mengapa kamu tidak berkata, diwaktu mendengar berita bohong itu: “Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini, Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), Ini adalah dusta yang besar.” (QS. An-Nur: 16)

Begitulah Allah SWT memuji orang-orang yang termasuk dalam anti julid dan ghibah club ini, dan menyindir juga golongan sebelahnya, dan tentunya kita berharap serta berupaya penuh untuk dapat menjadi bagian yang ikut dipuji oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamin.

Allaahua’lam bishawab.

Referensi:

1. SIRAH NABAWIYAH , karya Syaikh shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri.

DUA FENOMENA DI TENGAH UJIAN PANDEMI COVID-19

DILEMA PENANTIAN HASIL RILIS TES COVID-19 DAN KREMASI JENAZAH

Bismillahirrahmaanirrahim.

Alhamdulillah, I am less busy now and come back! Sayangnya tema tulisan kali ini cukup menyayat hati dan berhubungan dengan kesan dan pesan yang disampaikan di beberapa grup penting via telegram dan whatsapp yang masih saya pertahankan.

Mbak, tolong doakan Papa mertua ya. Beliau kena covid dan sekarang sedang kritis” , kirim adik sepupu saya.

Keesokan harinya di grup keluarga besar.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia Bapak…” , yang merupakan pesan lanjutan terhadap pesan pribadi adik sepupu saya di atas. Iya, Papa mertua beliau dipanggil kembali menghadap Allah. Insya Allah husnul khatimah.

Hari berikutnya…

“Mbak, aku ingin mencabut pesanku tempo lalu ya. Aku nggak enak dengan keluarga besar mertua, sebenarnya hasil tes covid Papa belum keluar. Jadi, kami belum tahu apakah meninggal karena covid atau penyakit lain…”, sepupu saya kembali mengirimkan pesan, dan menyisakan pertanyaan dalam hati,

Berapa lama kah hasil tes covid di Indonesia biasanya dirilis?”.

Selang beberapa jam salah satu grup di whatsapp penuh dengan pesan ucapan belasungkawa juga doa atas meninggalnya Ayah seorang Ustad kenamaan di Yogyakarta. Dan berakhir dengan konfirmasi dari kolega sang Ustad yang berada di grup tersebut bahwa,

Hasil tes covid almarhum Ayah sang Ustadz beserta Ustadz yang bersangkutan belum keluar, maka …“, beliau mencoba memberikan klarifikasi terkait kondisi sebenarnya.

Yes, I do believe that their mental health is become affected at this point. As being suspected to have covid-19 seems to be more fearful and sinful, recently 😦

Tidak berujung di pesan tersebut, kawan saya yang lain di grup yang sama juga membenarkan bahwa, ini bukan kejadian pertama. Jenazah seseorang untuk dimakamkan dengan protokol covid dan baru disusul dengan rilisnya hasil tes adalah hal yang biasa di Indonesia. Beberapa teman-nya mengalami hal yang sama. But anyway, we are neither to blame nor pointing out of somebody’s fault. We are all finally realized that, “It is not supposed to be happened in the future, thus the covid-19 test facility need to improved!” .

Namun, nun jauh di sana ada sekelompok saudara muslim kita di Srilanka lebih menderita dengan ujian yang jauh lebih berat. Alih-alih dimakamkan dengan protokol kesehatan secara muslim, pemerintah mereka justeru menerapkan kebijakan kremasi bagi setiap jenazah korban covid-19 tanpa kecuali. What a more sadden news!

Photo credit: https://www.facebook.com/thecordobafoundation/ Continue reading DUA FENOMENA DI TENGAH UJIAN PANDEMI COVID-19

THE NEW SARS-CoV-2 STRAIN IN THE UK

PART-1 | Preliminary genomic characterisation

The image below is the description of phylogenetic tree of the new virus strain called B.1.17 linieage which have been found in the UK since September 2020. Originally, it was named by Public Health of England as VUI-202012/01 or the first “Variant Under Investigation” (1) .

The clade which is highlighted in grey showed the genetic lineage of B.1.17. As we can see that they have mutated distinctly not only in one site, but in four part of the viral genome (ORF1ab, spike (S), ORF8, and gene N), which seems unusual to be very frank. It is also reported(2) to be more transmissible comparing to the other mutants as it spreads quickly in some part of South East England (based on data from September-November 2020).

Continue reading THE NEW SARS-CoV-2 STRAIN IN THE UK

TEST AND HAPPINNES

This pandemic era..

An enlightenment from QS Al-Baqarah: 155.

When the test comes, it must be only a few, as it along with more than one eases,

When the test comes, it certainly afflicts those who faithfully believe in His,

When the test comes, it undoubtedly called fear, hunger, poverty, souls, and logistics,

When the test comes, those whom patient deserved good news and lots of happiness.

That is God words, that is God promises…

Indeed, I truly believe this test may not take long!

MPR-2020

KANG IKAN a.k.a FISHMONGER DI NOTTINGHAM

KETIKA RINDU AROMA IKAN BAKAR-NYA PANTAI DEPOK, DI BANTUL 🙂

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Nottingham memang bukan kota yang terletak di tepian pantai, melainkan tepat di tengah daratan Inggris bernama east-midlands. Namun begitu, tidak sulit ko’ mendapatkan segala macam jenis ikan di kota ini. Salmon, cod, haddock, seabass, dan mackarel adalah jenis-jenis ikan yang sering kita jumpai di rak dan freezer supermarket besar. Tentu saja jenis-jenis ikan tersebut kurang familiar bagi kita yang pencinta pecel lele, gurami bakar, pepes ikan nila, bahkan pempek-pempek ikan tengiri :).

Tapiii tenanggg, ada ko lapak Kang ikan yang menjual aneka jenis ikan dan juga produk air tawar maupun air laut lainnya seperti udang, lobster, kerang, cumi, dll. Nah itulah mengapa belanja ikan segar dan kawan-kawannya ini selalu menjadi bagian dari monthly shopping list kami disini.

Nah, kalau di Nottingham ini (City of Nottingham) setidaknya ada 3 gerai yang saya tahu dan pernah saya datangi yang secara letaknya cukup mudah dijangkau by public transport maupun kendaraan pribadi.

Dimana sajakah mereka berada?

1. Nottingham Fishmonger, Radford (NG7 5DQ)

Ini termasuk favorit kami karena dekat dengan tempat kami tinggal dan juga bisa delivery setiap hari Rabu dan Kamis, dengan order minimal £30. Gerai ikan satu ini termasuk lengkap jenis ikannya. Mau apa coba… Ikan lele ada, ikan nila ada, ikan gurami juga ada dengan nama spesies yang berbeda tentunya yaa. Walaupun begitu, rasanya tidak berbeda ko. Nah, nomor telepon di leaflet ini merupakan call center mereka. Kalau saat pandemi begini, enaknya memang order online, daripada harus menunggu antrian yang kadang sampai mengular di trotoar/tepi jalan.

Foto: Dokumen pribadi. Continue reading KANG IKAN a.k.a FISHMONGER DI NOTTINGHAM

MUMTAZ’S TWEET!

BYE-BYE BOX 😦

Ibuk, can I use this box?”, tanya Mumtaz seraya menyentuh box kosong di pojokan dapur. 

Yes, sure”, jawab saya singkat tanpa banyak tanya, karena jika saya tanya ingin membuat apa, pasti dia akan jawab “I will show it to you later”. Hahaha

Berselang beberapa jam, tepatnya setelah saya keluar dari kamar belajar dan mulai melangkah menuruni anak tangga sebagai pertanda berakhirnya working hours, dia pun berteriak. “Ibuuuuk, I want to show you something. Come into the kitchen.” 

Dan dia pun menunjuk sebuah box yang ia beri nama “bye-bye box” yang ia peruntukkan sebagai ‘tempat singgah sementara’ untuk beberapa mainan dan buku bekas yang sudah rusak parah dan tidak berfungsi, sebelum kami buang ke peristirahatan terakhir-nya (baca: recycle centre).  Continue reading MUMTAZ’S TWEET!

JULID ALA RUMAH TANGGA

Road to anti ghibah-ghibah club, Part-2

Bismillahirrahmaanirrahim.

Menyambung tulisan bagian pertama beberapa waktu yang lalu, jari ini tergerak juga atas ijin Allah untuk melanjutkan.

Pernah tidak sih terlintas dalam benak kita, jangan-jangan rumah-tangga kita itu justeru menjadi perpanjangan-tangan dari infotainment lingkup terkecil? Jangan-jangan gosip-gosip yang bertebaran di muka bumi ini (Naudzubillah), ada andil keluarga inti kita. Ya, diri kita sendiri dan pasangan kita. Jika iya, maka mari bersama-sama kita memohon ampunan-Nya, dengan sebenar-benar taubat berjanji tak akan mengulangi. Yang terlanjur bukan berarti tidak memiliki chance untuk diampuni, dan yang belum terjadi mari kita jadikan peluang untuk menghindari. Continue reading JULID ALA RUMAH TANGGA

BULAN KE-5

EPISODE: INDOFEST DAN RAMADAN PERDANA DI TANAH RANTAU

Bulan Mei 2017, tepatnya menjelang awal musim panas yang bertepatan dengan event Indofest (Indonesia Festival) plus bulan Ramadan 1438 H.

Indofest ini konon katanya adalah salah satu event terbesar-nya warga Indonesia di UK dan diselenggarakan di Nottingham. Karena event besar, maka godaannya cukup besar. Apaan tuh? Tentu saja jajanan yang dijual di sana, terlebih lagi bagi orang macam saya yang sulit move on dari makanan nusantara. Jika tidak ingin kantong jebol, sebaiknya kita hanya membawa uang sesuai kebutuhan. Rencanakan makanan dan barang apa saja yang hendak kita beli, dan tentunya kudu berani dan nekat untuk tidak membawa kartu debit/kredit. Karena saat itu saya pun mencoba melakukannya karena tahu bakal kalap jika bebelian. Walau pada akhirnya, colek-colek Pak suami dan pinjem duit dia dulu hehe. Podo wae! Continue reading BULAN KE-5

MUMTAZ’S TWEET!

MAKNA USIA 2 TAHUN ALA MUMTAZ

Akhir Juli lalu, adiknya Mumtaz genap berusia dua tahun dan sudah sejak dua bulan sebelumnya saya sounding dia untuk siap-siap disapih. 

“Faiz, sebentar lagi sudah ndak nen yaa, because you are big boy now”, kata saya. Saya memang selalu berkomunikasi dengan bahasa campur-campur begini dengan anak-anak dan sampai sekarang masih berusaha untuk mendawamkan memilih salah satu (Bahasa Indonesia saja) namun masih belum berhasil. Hiks!

Nah, nampaknya kata-kata saya tersebut tertanam di sanubari sang Kakak juga 🙂 Continue reading MUMTAZ’S TWEET!

BULAN KE-4

EPISODE: RANDEZVOUS

It was the second week of March 2017, when finally, my family (my husband and my son) were scheduled to depart to the UK for joining me. The day before their departure, I was making myself extremely busy with cleaning the house (which to be honest it was quite empty at that time), buying toys and lots of snack also groceries of course. Other than that, I was cooking an extra meal, so they won’t be starved after a very long flight. Hehe. Continue reading BULAN KE-4

"Stay simple, Stay humble. Be ordinary, me"

IsEng2GaBeRhaDiaH

boleh dibaca, boleh dicela, boleh dikasi senyum juga :)

Menjemput Impian

Di Tengah Keterbatasan Aku Melangkah

belajar sampai gila!

gemar belajar, cinta belajar, sampai gila belajar

UoN Bioinformatics

Bioinformatics Group University of Nottingham

ingga's blog

n' the story goes..

ILRI Asia

Livestock research updates from ILRI

Maria Frani Ayu

" Adult life maybe less dramatic, but fireworks do not keep you warm..."

The Forgotten Motherland

Of Odyssey to the Far East

Catatan Mimi

💟Why Care Our Deaths if We Care Not Our Lives?💟

mayapuspitasari129

Story of My Journey

PeDLN

Pengajian Derbyshire, Leicestershire, Nottinghamshire

BE PROFESIONAL MOM

اذا صدق العزم وضح السبيل

Zarahgy's Blog

hati lapang semua gampang

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Dream, Light, Life

"semua yang tercipta di bumi, adalah anugerah. semua yang tercipta dengan bernafas, adalah sempurna. dan semua yang tercipta dengan akal budi dan perasaan, adalah kita. dan yang mempunyai akal budi dan perasaan, pasti punya permasalahan". by "CrusialWithPassion"

Ira Marby's Bookshelves

Kan kau sendiri yang selalu bilang, buku pasti berat, karena seluruh dunia ada didalamnya. (Inkheart, page 27)

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

Elyssa Ansary

Penulis Sejati itu yaa ,,,,,,,, Fat Elissa

The Green Study

Personal Essays - It's All About Curiosity & Connection